MAHABAH SI BAYANG BAYANG

 

Maḥabbah Si Bayang-Bayang

Penulis : Allahyarham Dato Raja Hulu Ampu

بسم الله الرحمن الرحيم

اللهم صلي على محمد وآل محمد

Si Bayang-Bayang adalah ilmu tua dari tanah Melayu, terutama Melayu di pedalaman. Ada pun Melayu pesisir sudah jarang yang menghayati keilmuan ini karena sudah semakin bercampur baur dengan adat anak dagang dari suku-suku lain.

Bayang-bayang sebagaimana kita kenal adalah sesuatu yang muncul akibat tubuh kasar kita menghalangi cahaya, sehingga bentuk atau rupa tubuh menjelma menjadi suatu area gelap yang tercipta di permukaan tanah, atau dinding dan tempat lain yang menyerap cahaya dan tidak atau sedikit sekali memantulkan cahaya. Ini kaji yang wujud dalam hukum fisika. Selain itu, rupa kita yang terlihat oleh orang lain pula, yaitu rupa yang elok, berwarna-warni, pada hakikatnya juga bayangan dari pantulan cahaya yang terlihat oleh mata dan diterjemahkan oleh otak menjadi apa yang dilihat orang sebagai wujud kita. Ini juga wujud dalam pelajaran sains dan fisika, bukan? Lalu mengapa amatlah berbeda antara bayang-bayang yang terlihat langsung oleh mata dengan bayang-bayang yang terserap terlebih dahulu oleh zat yang menyerap cahaya barulah dilihat oleh mata? Jawabannya eloklah Tuan dan Puan fikir dan renungkan sendiri.

Tanpa memanjangkan kalam, beginilah induk kajinya,

Adalah Allāh sebelum menciptakan segala sesuatu, pada-Nya ada zat hakikat yang tetap. Umpama Tuan dan Puan sebelum menulis suatu huruf pada nota, hakikatnya huruf itu telah Tuan wujudkan dalam ilmu Tuan dan Puan. Ia ada pada Tuan dan Puan, belum di luar Tuan dan Puan, bukan? Pada hakikatnya pula, huruf dalam ilmu Tuan dan Puan adalah zat yang berbeda dari diri Tuan dan Pula.

Yang sebagaimana itu bernama A‘yan Tsabitah (bermakna jamak). Antaranya adalah Nur Muhammad yang mula-mula, serta segala yang lain yang tiada sampai ilmu atasnya dan tiada Dia bukakan pula kajinya pada hamba-hamba-Nya. ‘Ayn ats Tsabit (bermakna tunggal) bernama Nur Muhammad ini lah umpama cermin bagi Allāh. Darinya menjadilah segala yang ada, disebut A‘yan Kharjiyyah. Pada maknanya, ia adalah segala sesuatu di-“luar” hakikat Allāh. Umpama Tuan dan Puan telah tuliskan huruf dalam fikiran Tuan dan Puan tersebut. Huruf itu telah maujud, zatnya secara hakikat sudah di luar diri Tuan. A‘yan Kharjiyyah pada hakikatnya adalah terang. Padanya Allāh mengenalkan diri-Nya yang tersembunyi.

Beginilah pula anak kajinya,

Tubuh kasar ini tempat duduknya si bayang-bayang. Ujumu‘at nama semula jadinya. Adapun si bayang-bayang itu Uju‘al nama semula jadinya. Kelambunya adalah terang, A‘yan Kharjiyyah namanya. Rahimnya adalah cermin, A‘yan Tsabitah namanya.

Untuk menyeru dan menghidupkannya, hendaklah Tuan dan Puan berwudhu, lalu masuklah dalam kamar yang suci lagi terang. Duduklah di depan cermin yang besar supaya tampak seluruh diri Tuan dan Puan. Kemudian pandang diri Tuan dan Puan. Cobalah mengingat betul wajah dan tubuh Tuan.

Setelahnya, pejamkan mata dan visualisasikan wajah dan tubuh Tuan dan Puan hingga nyata betul.

Kemudian serulah,

Uju‘al engkau bernama Seru Allāh Hai si bayang-bayang seru Muhammad seru aku Ujumu‘at Gerak darinya Allāh gerik darinya Muhammad Apabila hidup apabila takluk bergeraklah engkau Apabila mati apabila kuasa bergeriklah engkau

Serulah beberapa kali, hingga bergerak wajah dan diri dalam bayangan Tuan dan Puan tersebut senyata-nyatanya. Artinya ia sudah takluk dan hidup serta bisa Tuan dan Puan perintah. Maka suruhlah ia bergerak, berdiri atau duduk beberapa kali.

Setelah puas melihatnya bergerak sesuai perintah Tuan dan Puan, ucapkan kalimat pemanggilnya,

Hai Uju‘al Baliklah engkau ke kelambu rahimmu semula jadi A‘yan Kharjiyyah kelambumu A‘yan Tsabitah rahimmu

Maka bayang-bayang itu akan terlihat masuk pada bayangan Tuan dan Puan, yaitu bayang-bayang tubuh Tuan dan Puan di luar cermin (bukan dalam cermin).

Lakukan hingga sempurna, yaitu Tuan dan Puan dapat melihat sosok tadi tanpa memejamkan mata, dalam terang maupun dalam gelap.

Ada banyak sekali cara menggunakannya, tergantung kehendak dan kreativitas Tuan dan Puan, misalnya

Bacalah ayat pengasihan apa saja, lalu panggil si bayang-bayang. Dia akan mengulangi ayat yang kita baca. Setelahnya, perintahkan dia untuk masuk pada bayang-bayang orang yang Tuan dan Puan sukai.

Atau panggil si bayang-bayang dan perintahkan untuk pergi mengambil hati dan membawa pulang kasih sayang orang yang Tuan dan Puan sukai.

Atau panggil si bayang-bayang dan perintahkan untuk masuk ke dalam makanan, minuman dan suguhkan pada orang yang Tuan dan Puan sukai.

Yang sama sekali tidak disarankan adalah menguasai bayang-bayang orang lain, atau mengawinkan bayangan Tuan dan Puan dengan bayangan orang lain. Sebabnya apa, cukuplah saya katakan bahwa perbuatan itu membawa konsekuensi yang sangat buruk bagi diri Tuan dan Puan serta diri orang yang bayangannya Tuan dan Puan kuasai atau kawini.

Semoga menjadi wawasan dan amalan yang bermanfaat bagi Tuan dan Puan sekalian.

و صلى الله على محمد و آل محمد 

 

11 pemikiran pada “MAHABAH SI BAYANG BAYANG

  1. subhanallah…

  2. Terimakasih sodaqoh ilmu,Inshaa Alloh, saya ingin memngamalkannya untuk melestarikan ke ilmuan tanah melayu, dan satu mohon jika berkenan saya ingin diijazah ilmu Babah yaitu malaikat pemegang surat Al-Lahab, terimakasih sebelumnya dan semoga pahala sodaqohnya untuk dunia dan akhiratnya. aamiin YRA

  3. Mohon izin untuk mengamalkannya.

  4. Mohon izin mengamalkannya…. Semogah menjadi ilmu yg manfaat…. Amin

  5. Minta izin untuk mengamalkan mas.,…….
    salam persaudaraan

  6. Masya Allah. Diluar jgkauan pikiran ilmu Allah itu.

    Tlg tambah lg tulisan2 allahyarham datuk ini mas admin. Sy kagum dg orng tua dr tanah melayu krn mereka matang dlm makrifat dan hakikat dan ilmu2nya mrk pun brdasarkan makrifat dan hakikat itu.. Trims admin nuredisantosa utk sharenya.

  7. kalo boleh saya minta alamat emailnya mas nuredisantosa… dan ini alamat email saya. jajasopiana46@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s