Maḥabbah Yūsūf

Penulis : Dato Raja Hulu Ampu

بسم الله الرحمن الرحيم

اللهم صلي على محمد وآل محمد

Salah satu ilmu yang banyak dicari oleh pengamal ilmu hikmah di antaranya adalah maḥabbah atau pengasihan.

Ada beberapa penghayat ilmu hikmah yang membedakan pula pengasihan menjadi pengasihan dan pelet. Pelet disifati sebagai pengasihan yang tajam, daya gunanya khas pada seorang sasaran saja dan reaksinya cenderung instant, sehingga dirasa tak natural namun berfungsi dalam jangka masa yang lebih singkat pula; umumnya dalam hitungan hari. Pelet ini pula bila menyebabkan sasaran kehilangan kesadaran dalam masa tertentu dinamai sebagai gendam atau pukau, dan sesetengah mengatakan sebagai hipnotis. Adapun pengasihan disifati dengan reaksi yang relatif perlahan, namun kuat dan natural. Masa berlakunya pun dianggap lebih lama, dalam hitungan tahun atau bahkan seumur hidup, dan sasaran tidak kehilangan kawalan diri serta masih memiliki kesadaran dan pertimbangan.

Terlepas dari itu semua, bagi saya pengasihan adalah pengasihan. Fungsinya yang berbeda-beda, ketajamannya, atau pun jangka masa berlakunya, hanyalah sifat dari ilmu itu dari Allāh semata-mata. Wallāhu a‘lamu bish shawwāb.

Adapun pengasihan ini biasanya dilakukan menggunakan berbagai sandaran, misalnya

  1. Khudam ilmu dan amalan, yang mempengaruhi alam fikiran maupun nafsu;
  2. Rūh diri untuk  ilmu dan amalan, yang mempengaruhi rūh diri sasaran, entah menggunakan bayang-bayangatau kembaran diri;
  3. Muasal kejadian. Biasa ada seruan “… aku tahu asalmu menjadi, dari darah putih ayahmu dan dari darah merah ibumu asalmu jadi …”atau seruan lain yang menerangkan muasal kejadian sasaran;
  4. Nama semula jadi;
  5. Dan cara-cara lainnya.

Nabi Yūsūf ‘alayhis salām adalah seorang nabi dan rasul yang terkenal memiliki ketampanan wajah yang luar biasa sehingga diibaratkan bahwa Allāh menghiasi sekalian manusia dengan 100 keindahan fisik, yang mana 99-nya ada pada Yūsūf ‘alayhis salām, dan 1-nya dibagi-bagikan pada selain beliau. Demikian amat tampan wajah beliau, semerbak harum tubuhnya dan terlalu elok pula bentuk tubuhnya. Yang demikian itu membuat istri pembesar Mesir, yang suaminya (yaitu, ‘Azīz al Misr) telah mengangkat beliau sebagai anak, tak kuasa memendam cinta, kasih dan berahi yang begitu menggebu-gebu dan menggoda beliau ‘alayhis salām. Kisah selanjutnya sudah ma‘ruf bagi kita, mengenai para wanita yang diundang istri pembesar itu (dalam kisah disebut bernama Zulaikhā, atau Zalikhā) yang terbius memandangkan wajah dan tubuh Yūsūf ‘alayhis salāmsehingga tiada menyadari telah teriris tangan-tangan mereka. Mana kala sadar pula, bersaksilah sekalian mereka bahwa beliau ‘alayhis salāmpastilah bukan manusia melainkan sebangsa malāikat karena terlalu eloknya.

Ilmu pengasihan ini disandarkan pada asmā’ Allāh yang diseru oleh Yūsūf‘alayhis salām sewaktu di dalam sumur, yaitu

اللهم إني أسألك باسمك المخزون والمكنون يا بديع السموات والأرض يا ذا الجلال والإكرام أن تغفر لي ذنبي وترحمني وأن تجعل لي من أمري فرجا ومخرجا وأن ترزقني من حيث أحتسب ومن حيث لا أحتسب

Yā Allāh, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang tersimpan dan terpelihara. Wahai pencipta langit dan bumi, wahai pemilik keagungan dan kemuliaan, kiranya Engkau mengampuni dosa-dosaku dan menyayangi aku, dan kiranya Engkau menjadikan jalan keluar atas masalah yang sedang aku hadapi, dan berikanlah kepadaku rizqi dari arah yang sudah aku duga dan dari arah yang tidak aku duga

Asmā’ Allāh yang tersimpan lagi terpelihara itu adanya pada khazanah Allāh, Dzātul Buḥti, Dzāt yang awal tanpa permulaan segala sesuatu.

Insyā Allāh, ilmu ini membuat Tuan dan Puan memiliki bayang-bayang ketampanan Yūsūf ‘alayhis salām sehingga sekalian manusia menjadi kasih pada Tuan dan Puan. Eloklah apabila menjadi pakaian Tuan dan Puan dalam ikhtiar mempermudah usaha atau memperoleh jodoh.

Inilah kalimahnya,

Bismillāhi Dzātul Buḥti (بسم الله ذات أل بحت)

Allāhumma (اللهم)

Rupaku tajalliī rupa Allāh

Aku semula jadi cermin Allāh

Bercermin aku, bercermin Allāh

Bercahaya aku, bercahaya Allāh

Rusak rupaku, rusak rupa Allāh

Yang merusak rupaku dikutuk Allāh

Innanā … (إننا) [sebut nama Tuan dan Puan dan bin atau binti nama ayah kandung Tuan dan Puan] …

awliya-illāhi (أولياء الله)

Kuk alif semula jadi Menjadilah engkau [sebutkan cinta, kasih, mabuk, gila, tunduk dan sebagainya]

Bacalah sebanyak 19x kalimahnya setiap habis shalat Fardhu, selama 19 hari tanpa putus atau ketinggalan satu waktu pun. Pada hari terakhir, setiap kali mengamalkannya pada setiap habis shalat, pada bacaan terakhir (yaitu bacaan ke-19) bacalah 1x pada telapak tangan kanan dan kiri yang Tuan dan Puan tadahkan seperti saat berdoa (bukan dihembuskan, karena menghembus-hembus adalah tindakan penyihir yang meniup-niup buhulan), lalu usapkan pada wajah, lalu menyilang turun ke bahu kiri-kanan (yaitu, telapak tangan kanan mengusap bahu kiri, dan sebaliknya), teruskan hingga telapak tangan kanan mengusap hasta lengan kiri dan sebaliknya, lalu silangkan tangan di depan dada dan usapkan tangan kanan pada dada kiri dan sebaliknya.

Untuk menggunakannya pada seseorang yang khusus, bacakan 1x dan usapkan pada wajah dan bahu, tangan serta dada seperti dijelaskan di atas, lalu tambahkan setelah kalimat

… menjadilah engkau

dengan

nama lengkap (beserta bin atau binti) dari orang yang Tuan dan Puan tujukan.

Adapun untuk penggunaan secara umum atau untuk ramai orang, tambahkan setelah kalimat

… menjadilah engkau

dengan

anak sidang manusia.

Demikianlah, semoga menjadi pakaian bagi Tuan dan Puan dalam mengarungi hidup ini. Terima kasih.

و صلى الله على محمد و آل محمد

 

 

 

4 pemikiran pada “Maḥabbah Yūsūf

  1. ini bukannya ilmu kembar siam ?
    ko beda ya?
    yg benar itu yg mana sih ?
    Bismillāhi Dzātul Buḥti atau bismillahi zaitul bauti

  2. Iyo…mirip yooo .karo dekene abang RRK.

  3. Aduuuh takiro pertamixxxx

  4. Salam oak
    Mohon alamat email address bapak untuk pertanyaan peribadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s